BPJS Kesehatan Sumbang 175 Juta untuk Korban Seroja di NTT

Berita Aktual Buletin Berita Informasi

Swarakasih.com – Gubernur NTT – Viktor Bungtilu Laiskodat, pada Rabu 28 April 2020, menyambut hangat kunjungan Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan dr. Andi Afdal, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Bali Nusra, Agung Putu Darma, dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, Tri Mayudin.

Dalam kunjungan tersebut, Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, dr. Andi Afdal menyampaikan keprihatinannya sehubungan dengan musibah bencana Siklon Tropis Seroja yang dialami oleh sebagian besar masyarakat NTT.

“Terima kasih karena Bapak sudah berkenan meluangkan waktu menerima kami. Kami bersyukur kami bisa hadir di Nusa Tenggara Timur dan bisa memberi sedkit yang bisa kami sumbangkan untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kita di NTT, Memang tidak seberapa, namun kiranya dapat memberikan nilai persaudaraan dan solidaritas sebagai saudara.  Ini merupakan donasi suka rela sebagai ungkapan kasih kami dari Kelaurga Besar BPJS Kesehatan, yang bersumber dari OSR dan sumbangan seluruh pegawai BPJS Kesehatan di Indonesia”, kata dr. Andi Afdal, saat diterima gubernur VBL di ruang Kerja Gubernur.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur VBL juga menyampaikan salam hormat dan salam kasih kepada Dirut BPJS Kesehatan, Bapak  Ali Gufron Mukti dan jajarannya, atas semua bentuk kepedulian dan dukungan untuk masyarakat NTT yang terdampak Bancana Siklon Tropis Seroja.

“Terima kasih saya sampaikan, atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, untuk semua perhatian, simpati, empati, dukungan dan bantuan yang sudah diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terkena bencana. Memang masyarakat NTT, khususnya di Flores, sudah terbiasa dengan bencana alam seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, namun kalau bencana seperti banjir, dan angin kencang ini merupakan hal yang tidak biasa, seperti yang dirasakan dan dialami oleh masyarakat di Alor, Pantar, Lembata, Adonara apalagi di Kota Kupang”, ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, dari dokumen sejarah yang ditelusuri, bencana yang sama pernah terjadi pada tahun 1939. Bencana waktu itu meluluh lantahkan Pulau Timor dan daerah sekitarnya. Dan hal yang sama terulang kembali di tahun ini. Kejadian ini menimbulkan dampak besar dan trauma yang parah, karena banyak orang kehilangan rumah dan anggota keluarga, Hal ini tentunya menimbulkan luka yang sangat dalam.

“Kehilangan rumah atau fasilitas lainnya pasti bisa diganti atau dibangun kembali, namun kehilangan anggota keluarga ini adalah hal yang sangat menyakitkan, apalagi kehilangan anak-anak yang masih kecil, itu sangat tragis. Sampai sekarang tercatat 182 orang meninggal dan 46 masih dinyatakan hilang. Korban ini paling banyak disebabkan banjir dan tanah longsor. Namun, saya terus memberi semangat kepada semua masyarakat yang terdampak, bahwa kita harus cepat bangkit dari bencana ini, harus cepat pulih, cepat merehabilitasi dan melakukan perbagai percepatan pembangunan oleh pemerintah agar kehidupan dan ekonomi masyarakat dapat segera normal kembali”, jelas VBL.

Di akhir dari pertemuan tersebut, Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, dr. Andi Afdan menyerahkan secara simbolis bantuan donasi BPJS Kesehatan sebesar 175 juta untuk masyarakat dan daerah yang terdampak bencana Seroja. Bantuan tersebut diterima oleh Gubernur VBL disaksikan juga oleh Plt Kalak BPBD Provinsi NTT, Isyak Nuka dan Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Imanuel Blegur.

“Dalam kondisi seperti ini, kalau kita dapat bekerja sama dalam semangat persaudaraan dan solidaritas ini adalah hal yang sangat baik. Bantuan uang ini, kalau boleh saya usulkan digunakan untuk membeli mobil Tangki, yang bertuliskan Bantuan dari BPJS Kesehatan untuk Bencana Siklon Tropis Seroja, dimana mobil tangki tersebut dkhususkan untuk daerah yang sangat terdampak seperti Adonara, Pantar, dan Sabu”, pinta Gubernur VBL.

Permintaan tersebut disetujui dan direspons dengan sukacita oleh Direktur SDM dan Umum, dr Andi Afdan dan Jajaran BPJS Kesehatan yang hadir. (THE SHE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *