Covid 19 : Orang Dalam Pemantauan di Provinsi NTT Terus Meningkat

Berita Aktual Buletin Berita Uncategorized
Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT – Marius Ardu Jelamu, bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT – Dominikus Mere ( photo by : THE SHE )

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Biro Humas dan Protokol Setda NTT berkomitmen untuk terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan Virus Corona Covid 19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Melalui koordinasi yang intens dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT sebagai corong informasi terkait Covid 19 ini, pada siang tadi, Jumat 20 Maret 2020, pukul 15.00 Wita, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT – Dominikus Mere, di dampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT – Marius Ardu Djelamu, kembali meng-up date jumlah Orang Dalam Pemantauan atau ODP di provinsi NTT, yang di sinyalir, akan terus naik jumlah nya dari waktu ke waktu.

Dominikus Mere, dalam konferensi pers siang tadi di ruangan Media Center Kantor Gubernur, mengatakan, berdasarkan data yang masuk dari berbagai fasilitas kesehatan di tingkat Kabupaten dan Kota, hingga Jumat hari ini, jumlah Orang Dalam Pemantauan atau ODP di NTT bertambah menjadi 41 orang dibandingkan data per Kamis 19 maret 2020 yang hanya berjumah 24 ODP. Ke 41 ODP tersebut tersebar di Kota Kupang 18 ODP, Lembata 2 ODP, Sikka 12 ODP, Manggarai Barat 7 ODP, Kabupaten Kupang 1 ODP. Data tersebut menurut Dominikus Mere, merupakan data yang dikeluarkan pada pukul 21 Wita.

Lebih lanjut Dominikus Mere mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat jumlah ODP di NTT terus meningkat. Yang pertama, adanya penerbangan langsung dari daerah-daerah yang terpapar Covid 19, seperti Bali dan Jakarta. Faktor kedua, adanya warga NTT yang bekerja di daerah terpapar, dan ada di antaranya yang pulang ke NTT. Faktor-faktor seperti inilah, yang menurut Dominikus Mere, membuat jumlah ODP akan terus meningkat.

Untuk diketahui, dari bagian timur NTT, pemerintah Timor Leste sudah menutup akses masuk keluarnya warga, Dan itu sangat membantu Indonesia khususnya provinsi NTT,  menekan penyebaran Covid 19 ini. Namun dari bagian Barat NTT inilah yang perlu di waspadai. Karena itu, pada Jumat sore tadi, akan di adakan rapat koordinasi dengan Sekretaris Daerah se Nusa Tenggara Timur, guna menyamakan gerak dan langkah untuk mengantisipasi Virus Corona di NTT.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT – Marius Ardu Djelamu mengimbau kepada warga yang datang dari daerah-daerah terpapar seperti Bali, Jakarta, Manado, Kalimantan Barat, Surabaya, Jawa Barat, Solo, dan Yogyakarta, untuk melakukan isolasi diri secara mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing. Selain itu.  ( THE SHE )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *