Dispenduk Kota Kupang Musnahkan 1.308 Keping E-KTP Rusak

Berita Aktual Buletin Berita

Kupang,swarakasih.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil)  Kota Kupang kembali memusnahkan sebanyak 1.308 keping Kartu Tanda penduduk Elektronik (E-KTP) yang rusak.

Pemusnahan 1308 Keping E-KTP itu berlangsung di halaman kantor Dispendukcapil Kota Kupang pada Kamis (7/2/2019) yang dilakukan oleh Sekretaris Dispendukcapil Kota Kupang, Agus Ririmase beserta jajarannya yang disaksikan inspektorat Kota Kupang. 

“Pemusnahan E-KTP yang rusak karena ada perubahan elemen data seperti pemiliknya sudah berpindah atau meninggal dunia serta KTP rusak dan salah cetak,” jelas Ririmase.

Menurut mantan Camat Kelapa Lima ini, tujuan pemusnahan E-KTP agar jangan sampai disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu untuk menambah suara apalagi tahun 2019 ini merupakan tahun p[olitik sehingga setiap keping KTP yang rusak dan tidak digunakan lagi harus dimusnahkan.

Pemusnahan keping E-KTP kali ini merupakan pemusnahan untuk kali kedua, setelah sebelumnya pada Desember 2018 lalu Dipendukcapil Kota Kupang juga memusnahkan ribuan keping E-KTP.

Sementara itu untuk pelayanan kependudukan, Agus Ririmase mengatakan pihaknya mulai berbenah dalam pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) sehingga pelayanan di Dispendukcapil tidak lagi memakan waktu yang lama, seperti pembuatan E-KTP hanya membutuhkan waktu satu hari.

“Untuk pelayanan adminduk, pihaknya mulai memberlakukan kerja 24 jam dengan dengan system pembagian shift, sehingga jika ada masyarakat yang melakukan perekaman pada pagi hari, maka petugas yang bertugas malam hari akan langsung mencetaknya dan bisa diambil pada keesokan harinya,” jelas Ririmase.

Selain E-KTP,  pengurusan adminduk lainnya seperti Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Akta Kematian juga terlayani dengan cepat sehingga masyarakat Kota Kupang diminta proaktif mengurus adminduk karena pelayanan di Dispenduk Kota Kupang sudah jauh lebih baik dan melayani 24 jam.

“Sebagai bentuk pelayanan adminduk, kami juga melakukan upaya ‘jemput bola’ dengan mendatangi Mako Brimob Polda NTT pada Selasa 12 Pebruari 2019 mendatang untuk melakukan perekaman masal sekaligus pencetakan,” ungkapnya. (ny)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *