Fraksi PKB Minta Pemerintah Bubarkan Staf Khusus NTT Bangkit

Berita Aktual
Juru bicara Fraksi PKB DPRD NTT, Ana Waha Kolin

Kupang, swarakasih — Juru bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Nusa Tenggara Timur, Ana Waha Kolin mengatakan, untuk mengurangi beban anggaran pemerintah yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) NTT, maka sebaiknya pemerintah segera membubarkan staf khusus NTT Bangkit, NTT sejahtera yang dibentuk Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.

“Sebaiknya pemerintah provinsi bubarkan saja staf khusus NTT Bangkit, NTT Sejahtera, karena berimplikasi pada pembiayaan APBD provinsi,” kata Ana Waha Kolin selaku juru bicara Fraksi PKB DPRD NTT dalam sidang paripurna DPRD NTT dengan agenda pemandangan umum fraksi terhadap nota keuangan atas rancangan APBD tahun anggaram 2020, Selasa, (29/10/2019) di gedung Dewan setempat.

Menurut Politisi PKB ini, pembubaran staf khusus gubernur NTT perlu karena sudah ada dinas atau badan teknis terkait yang telah bekerja untuk membantu Gubernur guna mencapai tujuan bersama yakni NTT Bangkit, NTT Sejahtera.

Fraksi PKB DPRD NTT juga menyoroti pemerintah terkait sejumlah persoalan yang belum terselesaikan, seperti sengketa perbatasan antara kabupaten Manggarai Timur dan kabupaten Ngada yang menimbulkan konflik horisontal, serta batas antara Kabupaten Timor Tengah Selatan dan kabupaten Malaka di segmen Lotas, juga antara Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kabupaten Sumba Barat, Naktuka di wilayah Amfoang Timur, kabupaten Kupang dengan Distrik Oeccuse, Timor Leste dan segmen Nasipanaf antara Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. (andi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *