Kiprah Koperasi Simpan Pinjam Monafen, di tengah Pandemi Covid 19.

Berita Aktual Buletin Berita Ekonomi Informasi Uncategorized
Ketua KSP Monafen, Heman D. Funay (kiri), Sekretaris KSP Monafen, Aprianus Adu (tengah), dan Ketua Penasihat I KSP Monafen, Abrion Muni Rasi (kanan).
Photo By : Inneke

Ditengah merebaknya pandemi Covid 19 di Nusa Tenggara Timur, yang dari hari ke hari menunjukkan angka peningkatan, baik itu dari jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maupun yang positif Covid 19, mau tidak mau sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.  Hal itu juga disadari oleh management Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Monafen.

Ketua KSP Monafen, Heman D. Funay,  tidak memungkiri bahwa KSP Monafen juga merasakan dampak dari merebaknya pandemic Covid 19 ini. “Yang kami rasakan dalam 2 bulan terakhir, yaitu Maret dan April. Indikatornya adalah pinjaman yang dikucurkan berkurang, yang mengakibatkan pendapatan usaha KSP Monafen juga berkurang. Apalagi  pendapatan usaha KSP Monafen ini tunggal dari pinjaman yang dilakukan oleh anggota”, jelas Heman Funay.

Untuk membantu anggota dalam mengembalikan pinjaman, KSP Monafen memberikan kemudahan kepada anggotanya. “ Supaya anggota tidak masuk dalam angka kredit bermasalah atau kredit lalai, maka anggota di minta untuk mengangsur bunga pinjaman ditambah pokok semampunya saja”, kata Heman.

Heman juga menyadari bahwa 80% anggota KSP Monafen yang merupakan masyarakat dengan kemampuan ekonomi kecil, sangat merasakan dampak Covid 19 ini. “Anggota KSP Monafen dari segi pekerjaannya, terbanyak adalah petani, peternak kecil, pedagang kecil, serta usaha kios. Mereka mengalami kesulitan bagaimana menjual hasil usahanya, mengingat akses transportasi ke pasar yang terbatas. Dan kalau mereka paksa datang berjualan ke pasar, pembelinya pun sedikit. Dan itu berimbas pada pendapatan anggota”, tandas Heman.

Dengan berkurangnya hasil pendapatan para anggota, juga membawa dampak bagi operasional KSP Monafen, mengingat biaya operasional KSP Monafen juga tergantung dari setoran pinjaman anggota. Namun Heman bersyukur, meskipun KSP Monafen di perhadapkan dengan kenyataan tersebut, namun sampai saat ini, sebanyak 20 orang yang bekerja di KSP Monafen tidak dirumahkan. “ Hanya jam operasionalnya saja yang dikurangi. Biasanya KSP Monafen beroperasi hingga pukul 16.00 Wita, namun saat ini hanya beroperasi sampai jam 12.00 siang saja. Dan untuk efisiensi pembiayaan, beberapa kegiatan di tiadakan. Seperti, pendidikan-pendidikan kepada anggota, sosialisasi kepada masyarakat, monitoring ke wilayah-wilayah. Namun masuk semester kedua, semua itu akan dievaluasi”. tandas Heman.

KSP Monafen – SOLUSI PASTI, SEJAHTERA YA
Photo By : THE SHE

Sementara itu, Sekretaris KSP Monafen, Aprianus Adu mengatakan, KSP Monafen mempunyai beberapa strategi jangka pendek di tengah pandemic Covid 19, di antaranya, melakukan pendataan menyeluruh secara lebih detail, melakukan rapat berkala minimal seminggu sekali untuk memastikan kondisi di lapangan, serta tetap melakukan pendampingan terhadap UKM-UKM yang berada dalam pengawasan KSP Monafen.

“ Kami mempunyai mimpi kedepan, masuk semester kedua, kami akan membentuk komunitas usaha. Misalnya, ada yang beternak babi, ada jaringannya. Dia mau beli pakan, yach beli pakan di anggota yang siap pakan. Namun karena terkendala dengan situasi pandemic ini, maka harapan tersebut untuk sementara ini, belum terwujud. Kami berharap, di semester kedua, kondisi ini bisa berakhir.” Kata Aprianus Adu yang sering disapa pak Apri.

Lebih lanjut Apri mengatakan, di balik pandemic Covid 19 ini, ada hal positif yang bisa dilakukan. “ Kita diam di rumah, tapi kita pengurus sedang belajar untuk membuat pakan alternatif. Baik itu pakan ayam maupun pakan babi. Dan setelah pandemic ini berakhir, pasti kita akan salurkan ke anggota-anggota yang mempunyai usaha ternak ayam dan babi.” Tandas Apri Adu.

Di tempat yang sama, Ketua Penasihat I KSP Monafen, Abrion Muni Rasi, SH mengatakan, sebagai Penasihat KSP Monafen, dirinya merasa bersyukur, karena ditangah hantaman pandemic Covid, standard operasional dan pelayanan KSP Monafen masih terbilang normal. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah terhadap beberapa lembaga-lembaga keuangan.

“ Kedepan, KSP Monafen akan berusaha agar keberadaan KSP ini tetap stabil. Apalagi kami di desa, tidak terlalu terdampak Covid 19 ini, karena masyarakat didesa lebih melihat untuk bagaimana membangun diri dengan mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan pokok” jelas Abrion Muni Rasi. Abrion berharap, KSP Monafen yang dibangun atas kebersamaan, tetaplah para anggota yang ada saat ini, untuk tetap ada dalam kebersamaan ini, sehingga kesejahteraan anggota tetap bisa terwujud.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *