New Normal : Pemerintah Dukung Para Bupati Lakukan Kontrol Di Perbatasan Wilayah

Berita Aktual Buletin Berita Informasi Kesehatan Uncategorized

Terkait kebijakan para pimpinan daerah di sejumlah Kabupaten di NTT yang masih melakukan sejumlah pembatasan di masa New Normal, Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, yang juga  Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 di Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si mengatakan, pemerintah memberi apresiasi kepada para bupati yang tetap menjaga wilayahnya dari penyebaran perkembangan Covid 19. “ Namun diharapkan pembatasan-pembatasan itu tidak menghalangi dinamika lalu lintas orang dan barang antar wilayah. Namun jika hanya sekedar mengukur suhu tubuh, atau melakukan cuci tangan, itu merupakan hal yang baik. Dan pemerintah sangat mendukung upaya pengontrolan seperti itu”, jelas Marius.

Menurut Marius, walaupun saat ini masyarakat sudah berada di masa New Normal, namun kewaspadaan harus lebih tinggi, karena interaksi dengan masyarakat lain tidak terhindarkan. Karenanya, Marius meminta agar setiap orang harus lebih waspada. “ Kalaupun perkumpulan, pertemuan, kerumunan, dan lain sebagainya tidak terhindarkan, haruslah kita tetap menjaga jarak fisik antara satu orang dengan orang lain minimal satu meter. Dan tetap memakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan lain sebagainya”, kata Marius.

Marius juga berharap, para bupati se-Nusa Tenggara Timur dan Walikota Kupang, untuk tetap mengontrol wilayahnya, dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona, namun kontrol itu tidak boleh menimbulkan konflik sosial. “ Harus diatur sedemikian rupa, sehingga antisipasi yang bertujuan baik ini tidak menimbulkan gesekan-gesekan sosial di tingkat masyarakat”.

Marius mengimbau, agar masyarakat yang ingin melintas antar batas wilayah, agar tetap mengikuti atau menjalani protokol kesehatan yang berlaku di perbatasan,  demi kenyamanan semua. “ Yang dilakukan oleh gugus tugas di Provinsi, Kabupaten, dan Kota adalah memastikan bahwa kita semua berada dalam kondisi yang baik. Kalau hanya diminta bersabar dua atau tiga menit untuk dilakukan ukur suhu tubuh, sebaiknya kita mengikuti saja. Tidak perlu resah. Ikuti saja”. pinta Marius.

Marius menambahkan, meskipun NTT terpilih sebagai provinsi model yang baik dalam pengendalian penyebaran Covid 19, namun masyarakat tetaplah waspada. Karena yang dilakukan pemerintah bertujuan baik. Tidak ada pemerintah melakukan hal yang tidak baik bagi masyarakatnya. Apalagi dengan kedatangan sejumlah migran dari luar negeri yang masuk membawa virus, seperti yang terjadi di Kabupaten Sumba Barat, yang pada akhirnya menjadi cluster baru di NTT. “Itulah sebabnya kita tetap menghimbau para Bupati, untuk tetap mengontrol wilayah dengan baik, terutama kedatangan orang dari luar NTT. Kita harus pastikan orang yang datang itu dalam kondisi sehat, terbebas dari virus” tegas Marius.

Marius kembali  mengimbau masyarakat di seluruh Nusa Tenggara Timur, tetap menjalankan protokol kesehatan, dan tetap mengikuti setiap arahan pemerintah dan gugus tugas. Menurut Marius, justru di era New Normal ini, kita harus jauh lebih disiplin dari sebelumnya. Tetap memakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan tetap jaga jarak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *